WaGoMu News

Panduan untuk Bekerja di Jepang | Mengenal Golongan Pekerja Asing yang bisa dijumpai di Jepang

Jepang merupakan salah satu negara maju di dunia. Bukan hanya canggihnya teknologi yang bisa kita jumpai, budaya leluhur yang dijaga turun temurun, disiplin serta kepedulian dalam menjaga kebersihan, menjadi hal yang patut untuk ditiru. Disini, budaya modern dan budaya tradisional bisa berkembang selaras. Sebagai gambaran, kemegahan kota dan juga keindahan alam yang masih perawan, keduanya bisa kita jumpai di negeri sakura ini. Belum lagi budaya pop yang kian digemari di seluruh dunia. Manga, Idol, Anime, Game, J-Drama dan J-Movie pun menjadi alasan semakin banyaknya orang yang ingin berkunjung ke Jepang. Bahkan tak sedikit diantara Orang Indonesia yang bercita-cita bisa bekerja di Jepang. Kali ini, WaGoMu akan berbagi informasi tentang bagaimana cara untuk bisa mendapatkan pekerjaan di Jepang.


Syarat Mutlak yang wajib dimiliki

Piramida penduduk Jepang yang semakin menunjukan banyaknya populasi orang tua dibandingkan dengan anak muda memang sudah jadi rahasia umum. Tenaga kerja produktif pun semakin berkurang. Bagi Jepang sendiri, tidak ada pilihan lain kecuali membuka lebar jalan untuk warga Asing yang ingin belajar ataupun mencari pekerjaan disana. Meskipun begitu, mendapatkan pekerjaan di Jepang bukanlah hal yang mudah. Terlebih Jepang memiliki disiplin dan standar kerja yang cukup tinggi.

Anda yang berencana mencari pekerjaan di Jepang, sebaiknya mengerti adanya syarat mutlak yang wajib dipenuhi, yakni menguasai bahasa Jepang. Japanese Language Proficiency Test (JLPT) merupakan standar ujian kemampuan bahasa jepang yang bisa diikuti oleh para pembelajar bahasa jepang di seluruh dunia. Anda yang tengah berencana untuk bekerja melalui program pemagangan/trainning atau yang biasa disebut ginoujisshusei atau kenshuusei, Kemampuan bahasa Jepang level N5 atau N4 atau setara dengan kemampuan percakapan sehari-hari mungkin sudah bisa dianggap cukup. Namun, untuk bekerja sebagai profesional. kemampuan bahasa jepang level bisnis atau setara dengan Level N2 atau N1 pun jadi hal yang wajib dikuasai.

Jenis/Golongan Pekerja Asing yang bisa dijumpai di Jepang

Secara umum, Golongan pekerja asing yang bisa dijumpai di Jepang bisa dibagi menjadi 3 Golongan, yakni :

・Peserta Magang/Trainning (Ginoujisshusei alias Kenshuusei)
Cara bekerja di Jepang yang paling mudah adalah mengikuti program Pemagangan, selain bisa diikuti oleh lulusan SMA/K atau sederajat, kemampuan bahasa yang diwajibkan minimal menguasai percakapan sehari-hari yang setara dengan JLPT Level N5 atau N4. Yang paling penting adalah memiliki jasmani yang sehat dan berusia dibawah 30 tahun. Anda bisa daftar melalui program pemerintah - IM Japan (catatan : batasan usia untuk mengikuti program IM Japan maksimal 25 atau 27 tahun, selengkapnya bisa dilihat melalui www.pemagangan.com), atau Yayasan/Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang memiliki izin pengiriman peserta magang. Pemagangan bisa diikuti selama 1~ 3 atau maksimal 5 tahun, apabila program tersebut selesai maka Peserta Magang wajib pulang ke negara asal dan menerapkan apa yang telah dipelajarinya selama magang.

・Perawat (Kangoshi) dan Caregiver (Kaigo Fukushi)
Untuk bekerja sebagai Perawat dan Caregiver diperlukan sertifikat/ijazah kelulusan dari sekolah keperawatan. Untuk menjadi perawat minimal adalah lulusan D3/S1 Keperawatan dan memiliki pengalaman bekerja sebagai perawat selama 2 tahun. Apabila hanya memiliki ijazah D3 Keperawatan dan belum punya pengalaman menjadi perawat, maka pilihannya hanya bisa bekerja sebagai caregiver. Program ini disalurkan melalui pemerintah, selengkapnya bisa dilihat di http://www.bnp2tki.go.id/. 1 ~ 2 tahun pertama akan dianggap sebagai pelatihan dan wajib mengikuti "Kokka Shiken", yakni ujian nasional keperawatan jepang. Seandainya lulus, yang bersangkutan akan memiliki kesempatan untuk bekerja di Jepang dalam waktu yang cukup lama, atau disebutkan selama yang bersangkutan mau dan memiliki kontrak kerja tentunya. Seandainya tigak lulus, maka harus kembali ke tanah air.

・Pekerja Profesional
Untuk golongan pekerja profesional , bidangnya sangatlah luas. Bisa sebagai pengacara, engineer, designer, penerjemah, akuntan, dokter, guru dan lain sebagainya. Untuk bekerja sebagai profesional, banyak cara yang bisa dilakukan, bisa melalui pendidikan dimana yang bersangkutan langsung mencari pekerjaan setelah lulus dari sekolah di jepang ataupun mencari informasi lowongan pekerjaan sendiri. Lulusan Universitas atau Sekolah Kejuruan di Jepang biasanya relatif lebih mudah mendapatkan pekerjaan di Jepang. Perusahaan Jepang umumnya berasumsi bahwa mereka memiliki kemampuan yang sama dengan orang jepang pada umumnya. Atau minimal, kemampuan bahasa jepangnya sudah mumpuni untuk bekerja sebagai profesional di Jepang.

Selain yang disebutkan diatas, sering juga dijumpai Warga Asing yang bekerja di jepang sebagai pekerja paruh waktu, part time alias arubaito. Akan tetapi, tidak ada izin/visa khusus untuk bisa menjadi pekerta part time di Jepang. Pekerjaan part time biasanya banyak dilakukan oleh warga asing yang memiliki status sebagai Pelajar atau warga keturunan. Dengan kata lain, mereka telah memiliki izin tinggal dan memang diizinkan untuk melakukan kerja paruh waktu sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.






    Artikel (Kerja di Jepang)dari kategori yang sama
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.
    削除
    Panduan untuk Bekerja di Jepang | Mengenal Golongan Pekerja Asing yang bisa dijumpai di Jepang
      Komentar(0)